Gema Kehidupan

Filed under: Uncategorized — ghiffariazzahra at 9:35 pm on Saturday, February 23, 2008
             
             
               

             

             

               
               

Seorang anak kecil dan ayahnya sedang berjalan di sebuah
gunung.
Tiba-tiba anak itu tergelincir dan menjerit, "Aaaaahhh!!!"
Betapa kagetnya ia, ketika mendengar ada suara dari balik
gunung, "Aaaaahhh!!!"

Dengan penuh rasa ingin tahu, ia berteriak, "Hai
siapa kau?"
Ia mendengar lagi suara dari balik gunung, "Hai siapa
kau?"

Ia merasa dipermainkan dan dengan marah berteriak lagi, "Kau
pengecut..!!"
Sekali lagi dari balik gunung terdengar suara, "Kau
pengecut..!!"

Ia lalu menengok ke ayahnya dan bertanya, "Ayah, sebenarnya
apa yang terjadi?" Ayahnya tersenyum dan berkata, "Anakku, mari perhatikan
ini" Kemudian ia berteriak sekuat tenaga pada gunung, "Aku
mengagumimu..!!" Dan suara itu menjawab, "Aku mengangumimu..!!" Sekali
lagi ayahnya berteriak,"Kau adalah sang juara..!!" Suara itu pun menjawab
lagi,"Kau adalah sang juara..!!"

Anak itu merasa terheran-heran, tapi
masih juga belum memahami. Kemudian ayahnya menjelaskan, "Nak, orang-orang
menyebutnya GEMA, tetapi sesungguhnya inilah yang dimaksud dengan hidup itu. Ia
akan mengembalikan padamu apa saja yang kau lakukan dan katakan. Hidup kita ini
hanyalah refleksi dari tindakan kita. Bila kau ingin mendapatkan lebih banyak
cinta kasih di dunia ini, maka berikanlah cinta kasih dari hatimu. Bila kau
ingin mendapatkan kebaikan dari orang lain, maka berikanlah kebaikan dari
dirimu.

Hal ini berlaku pada apa saja dan pada semua aspek dalam hidup.
Hidup akan memberikan apa yang telah kamu berikan padanya. Maka, sebenarnya
hidup ini BUKAN SUATU KEBETULAN. Hidup adalah pantulan dari dirimu; gema
dirimu."
�(www.dudung.net)

Allah As-Syifa

Filed under: Uncategorized — ghiffariazzahra at 9:26 pm on Saturday, February 23, 2008

Malam itu,kira-kira pukul 23.00…
Dari kamar sebelah, kamar ortu n adik wee yang paling kecil "Dana" berisikkkk banget!
Ternyata Dana bolak-balik ke kamar mandi.Ya,Dana sakit!Batuk-batuk terus dan sesekali muntah…
Ya,Allah kasihan banget,pikir wee…

"Emang Dana tadi siang makan apa?pasti jajan ya…"suara Bapak terdengar sambil iba menangani si kecil.
"Dana pengen muntah lagi,tenggorokan Dana sakit!"sambil batuk, dengan suara serknya Dana mengadukan apa yang dirasaknnya
"Dah,minum dl.."kata Ibu

Mungkin saking sakitnya, Dana pun tanya Ibu yang dari pertanyyaanya mengharukan wee
"Bu,Yang bisa nyembuhin Dana siapa?
"Yang bisa nyembuhin ya Allah" jawab Ibu
"
Bu, temenin Dana,yuk…Dana mau shalat,berdoa ma Allah"
Ya,Allah…Subhanallah…adik wee yang satu ini:)
Akhirnya wee juga bagun,ke tempat sholat.
Terlihat Dana lagi sholat terus berdoa (ga tw ap yang diadukan anak sekecil Dana)
Tes…tak terasa,air mata wee jatuh. Air mata ketakjuban,air mata kesyukuran…dan insyaAllah ada do’a di dalamnya buat adik wee ini.
Ya,Allah…sembuhkanlah penyakit Adikku ini…Jagalah dia agar kelak, sampai dia besar sentiasa berada dalam lingkungan orang-orang yang dapt mengingatkan akan keagunganMu…Jadikan dia anak sholih yang dapat menyelamatkan keluarganya,yang dapat membukakan hidayah bagi orang di sekitarnya…Jagalah dia yaa Hafidz…
Akhirnya Dana selesai juga berdoa, sempat terlihat oleh wee, dia mengusap air matanya (Deg…lagi-lagi wee tersentuh)
"Dana emang berdoa apa?"tanyaku

" Berdoa ma Allah…"jawabnya
"Ya,dah minum madu coba,y…"
"Bismillah dulu sebelum minum,minta disembuhkan ma Allah,y…"suruh wee sambil menyuapi satu sendok madu As-Syifa.."Bismillah…sembuhkanlah adikku ini ya Syifaa!"(doaku dalam hati)
"Dah bobok lagi!"
Akhirnya,alhamdulillah setelah itu, Dana bisa bobok tanpa keganggu lagi dengan batuknya…
Terima kasih ya Allah, sesengguhnya tiada suatu penyakit,musibah melainkan hanya Engkaulah yang mampu menghilangkanyya.Ya,Allah As-Siya!!!Allah Akbar!!!
Malam ini satu pelajaran yang dapat wee ambil , jika kita serahkan dan kita kembalikan segla urusan kepada Allah, apapun kesedihan,musibah,sakit…hanya Allahlah  tempat bergantung,tempat mengadu dan meminta pertolongan…pasti ada jalan keluarnya.
Laa yukallifullahu nafsan ila wus’aha…Allah tidak akan membebani sutu kaum menurut kesanggupannya.PERCAYALAH,Saudaraku!!!:)
"…dan minta tolonglah kamu sekalian dalam sholat dan shabar….(Al Qur’an)"
Akhirnya…
FABIAYYI AALAA IROBBIKUMAA TUKADZIBAAN…???
Maka,nikmat Tuhan mana pula yang kamu dustakan?(QS Ar-Rahman)

Tetaplah tersenyum Saudaraku…Sabar wal ikhlas,key!Allah Ma’ana:)